Jumat, 02 Juli 2021

hei be stronger dude

***
Hari berganti, waktu telah kita lewati bersama. Banyak hal yang kita lalui bersama. Tawa, canda, marah, sedih, tangis, kecewa, bahagia. Mewarnai liku perjalanan kita. 
Hingga tak terasa, masa kerjaku telah sampai pada penghujung waktu kontrak. Setelah serangkaian acara perpisahan waktu itu segera ku kemasi barang barang yang tersisa, tak banyak hanya baju dan alat tulis karena memang beberapa telah ku kemasi di minggu sebelumnya. Aku telah bersiap, jauh hari sebelum waktu ini tiba. 
"... Mas, jadi pulang hari ini? Hati hati, ndak perlu terburu." suara di ujung telpon itu sangat kurindukan, suara dari seorang yang sangat kusayangi sepenuh hati. 
"...yaa dear, aku jadi pulang hari ini. Ada kabar baik yang pengen segera ku diskusikan, kalau sudah sampai, yaa... " . Tak sabar rasanya segera tiba di rumah, lalu bertemu dengan Alfin keesokan harinya. 
"... Iyaa sudah, nanti kita diskusikan yaa, kamu hati hati tak perlu ngebut, beri aku kabar setiba di rumah. Aku rindu mas..." sambungnya. 
Aku diam, melempar senyum yang memang tak bisa ia lihat. 
"... Mas, kamu masih disana? "
" oh, iya dear... Aku pelan pelan. Tak terburu. "
"  ya sudah, tutup dulu telpon nya ya, aku masih harus selesaikan laporan hari ini, i miss you dear... "
" yaa, setiba di rumah ku kabari dear, i miss you too.. "
"... Mas, assalamualaikum.." 
".. Eh, iya, waalaikumsalam, kalo gitu aku jalan dulu ya, "
" hmmm, selalu gitu, ya sudah hati hati. Beri aku kabar... "
Percakapan singkat itu ku akhiri. Lantas aku diam, sejenak. Menarik napas dalam lantas ku hembuskan pelan, akhirnya aku pulang, gumamku dalam hati. Ku tengok sejenak kamar kos yg menemani ku selama beberapa bulan, lantas beranjak. 
Rona jingga sore itu menenmani perjalanan ku, pulang, desir angin khas daerah pegunungan dan lalu lalang kendaraan di jalanan jadi pelengkap perjalanan sore itu. Semua permulaan akan segera ku mulai, entah rintangan apalagi yg ada di hadapan. Aku siap. 
****